Alhamdulillah…Hamsterku Beranak Oleh : Rachmawati, SH
Sore itu, aku mencium bau yang sangat menyengat dari kandang hamster anakku. Tidak bisanya seperti itu, apalagi kandang baru dibersihkan. Karena terlalu menyengat, akhirnya anakku menyiapkan kandang kedua untuk memindahkan hamsternya yang 2 ekor itu. Tiba-tiba dia berteriak, “Ibuuu hamsterku sudah melahirkan, anaknya ada delapan, ya ampun banyak sekali “. Rupanya bau tak sedap itu karena tumpahan air ketuban dan darah bekas melahirkan. Karena takut anak-anak hamster itu dimakan ayahnya, maka segera dia pindahkan si jantan kekandang yang lain.
Sungguh aneh, tiba-tiba si betina sibuk lari mengelilingi kandang, dan sering kali berdiri, seolah-olah ingin berbicara. Diberi makan tidak dimakan, minum tidak diminum, tiba-tiba dia menjilati anaknya dan kemudian mengangkatnya kemulut. Karena khawatir anaknya dimakan, induk hamsterpun saya pindah ke kandang si jantan. Sungguh aneh, perilakunya makin menjadi, dia lari kesana kemari dan menggigiti pagar kandang. Akhirnya induk itu kembalikan ke kandang anak-anaknya, sambil memindahkan si induk , anakku berkata, “Biarlah kalau memang anaknya mau dimakan,ya tidak apa-apa, artinya Allah menghendaki demikian, dari pada tidak disusui, nanti juga mati,”. Karena si betina tetap gelisah, akhirnya si jantan pun saya kembalikan menjadi satu kandang dengan induk dan anak-anaknya.
Subhanallah, begitu si jantan saya masukkan, si betina langsung menyambutnya dengan gembira, dan mereka menghampiri anak-anaknya yang berjumlah 8 ekor, kemudian menjilatinya. Ternyata si betina memang mengangkat anak-anaknya dengan mulut ketika memindahkan mereka. Ketika si jantan sudah datang, maka si betina mendekap anak-anaknya, dengan cara mengembungkan badannya mulai dari leher. Anak-anaknya pun menyusu dengan lahap, sembari si induk ikut makan, dari makanan yang bawakan si jantan. Kerjasama yang luar biasa.
Melihat semua itu, anakku berkata,” Subhanallah, binatang saja tidak mau dipisahkan dengan anak dan suaminya ya.. tapi manusia… ternyata manusia lebih kejam ya…” Akhirnya diapun berkhayal kalau nanti dia jadi ayah, dia berjanji akan menyayangi anaknya, tidak meninggalkannya, mengajak jalan-jalan dan membelikan mainan. Hmmm khayalan seorang anak, pasti ujung-ujung mainan. Meskipun demikian,terenyuh juga mendengarnya, semoga Allah mengabulkan keinginanmu nak. Aamiin.
Sahabat LMI yang budiman, semoga kisah hamster ini menyadarkan para bapak yang sempat berfikir akan meninggalkan anak-anaknya atau mungkin sudah meninggalkan anaknya, bahwa anak anda membutuhkan nafkah, kasih sayang, serta kehadiran anda secara fisik. Andaipun telah terjadi perceraian sesungguhnya tidak ada bekas anak, sampai kapanpun anak tetap anak ayah dan ibu. Orang tua tidak bisa digantikan. Berbahagialah bagi para ayah yang selalu menyayangi anak dan istrinya dengan penuh keikhlasan karena Allah. Karena sesungguhnya menurut Rasulullah Muhammad SAW , laki-laki yang paling baik adalah laki-laki yang menyayangi istri dan keluarganya.
Semoga bermanfaat

